Gerakan Kembali Sekolah Warnai Hardiknas Polman 2026

11 May 2026
Super Admin
Berita
Gerakan Kembali Sekolah Warnai Hardiknas Polman 2026

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Polewali Mandar digelar di halaman Kantor Bupati, Sabtu, 2 Mei 2026. Upacara berlangsung tertib sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan edukatif di Ruang Pola Kantor Bupati yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”. Kegiatan ini dilaksanakan usai upacara yang dipimpin langsung Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, dan dihadiri Ketua DPRD Polman, Fahry Fadly, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tenaga pendidik se-Kabupaten Polman.

Salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut adalah program pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) kembali ke bangku pendidikan. Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Di Polewali Mandar sebanyak 119 anak berhasil dikembalikan bersekolah, terdiri dari 11 anak ke jenjang SMA/SMK/MA dan 108 anak melalui pendidikan nonformal Paket A, B, dan C. 

Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. 

“Peringatan Hardiknas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan di daerah. Termasuk mengatasi masalah tingginya ATS di Kabupaten Polewali Mandar,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar Nursaid, S.Sos, MM menyampaikan kondisi anak putus sekolah daerah ini. 

“Kita melihat dari jumlah hanya 10 persen ATS di Polewali Mandar ini tentunda, tantangan yang harus dihadapi dan dicarikan solusi melalui kebijakan, untuk mengembalikan anak putus sekolah yang masih kurang lebih 11 ribu, berkordinasi aparat desa dan mengajak keluarga di wilayah kerja masing-masing soal pengembalian anak sekolah,” ujarnya. 

Persoalan yang dihadapi adalah tingginya anak tidak sekolah, Polewali Mandar saat ini tercatat angka tertinggi tidak sekolah. Data dasbor Kemendikdasmen per April 2026 terdapat ATS sebanyak 11.193 anak dengan rincian 4.842 anak belum pernah sekolah, 2.960 anak putus sekolah, 3.014 tidak lanjut jenjang pendidikan tinggi. Meskipun demikian, terjadi tren penurunan Tahun 2024, ATS 12.116 Anak Tahun 2025 11.583 anak tahun 2026 sebanyak 11.193 anak. 

Harapan sesuai misi pemkab membanguan SDM yang unggul, untuk mewujudkan Polewali Mandar maju dan sejahtera. 


Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar

Bagikan Informasi Ini: